Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya.
UPDATE!! Berita di Radar Merauke dapat dibaca langsung lewat HP Android atau Windows Phone! Baca fiturnya DISINI atau Download aplikasinya disini : LINK Download Android RadarMeraukeCom.APK & Windows Phone RadarMeraukeCom.XAP !!! Baca berita Via Opera Mini Atau Browser Handphone (Blackberry/Iphone/Symbian) : http://www.radarmerauke.com/?m=1 .

PENERIMAAN MAHASISWA BARU AKADEMI KEBIDANAN YALEKA - MARO

Monday, 4 March 2013


PENERIMAAN MAHASISWA BARU
TAHUN AKADEMIK 2013-2014

DIBUKA UNTUK LULUSAN SMA/MADRASAH, SPK, SMK, SPG, SEDERAJAT LAINNYA ATAU D-I
KEBIDANAN DI KABUPATEN MERAUKE, ASMAT, MAPPI, BOVEN DIGOEL,DLL
YAYASAN LANTERA KASIH MARO PAPUA
AKADEMI KEBIDANAN YALEKA – MARO
MERAUKE – PAPUA


PROGRAM STUDI DI PlOMA III KEBIDANAN
SK MENDIKNAS No .101/D/0/2010 TERAKREDITASI BADAN AKREDITAS NASIONAL PERGURUAN TINGGI
No.029/BAN-PT/ak-XII/Dpl –III/XII/2012

PENDAFTARAN                   GEL  I : 04 MARET s/d 31 MEI2013
                                      GEL II : 10 JUNI s/d 23 AGUSTUS 2013

PADA SETIAP HARI KERJA
JAM                        : 09.00 s/d 18.00(Sore) WIT
TEMPAT KERJA          :Kampus Akademi  Kebidanan Yaleka Maro Merauke
                               Jln.Polder Dalam III No.36 Merauke -  Papua
TELP                       : 0971-324860 / 0971 – 326324

INFO LEBIH LANJUT HUB :
-081286373000 (IBU Veni)
-08124862356 (BIDAN Tri)
-085244441960 (Bidan Novi)

Read Post | comments

PEMKAB MERAUKE DIDESAK FUNGSIKAN PASAR WAMANGGO


Merauke (3/3)— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke didesak untuk segera meresmikan Pasar Wamanggo agar dapat digunakan dan atau difungsikan oleh para pedagang untuk berjualan.
Desakan itu disampaikan Ketua Fraksi Partai Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke, Fransiskus Ohoiwutun saat berlangsung pertemuan dengan anggota DPR-Papua, Adolf Alpius Asmuruf di Rumah Makan Sederhana, Sabtu (2/3).  “Saya kira jika masih ada pekerjaan kecil yang hendak diselesaikan, nantinya bisa diatur dari belakang. Tetapi diresmikan terlebih dahulu dan para pedagang  menempati los pasar yang ada untuk berjualan sebagaimana biasa,” pintanya.
Frans juga mengungkapkan, pihaknya mendukung jika pemerintah menyerahkan pengelolaan pasar tersebut kepada pihak ketiga. Dengan begitu, akan lebih bagus dan tentunya ada kesepakatan-kesepakatan yang harus dibuat terlebih dahulu. “Saya yakni, pasar akan dikelola dengan baik jika pihak swasta yang menangani secara langsung,” tandasnya.
Sementara itu, anggota DPRP, Adolf Asmuruf menambahkan, pihaknya sangat konsen untuk memberikan perhatian terhadap kegiatan bagi para pedagang yang berjualan di pasar. “Saya sudah melihat langsung kondisi Pasar Mopah yang sangat  mempriahtinkan. Para pedagang berjualan di atas lumpur. Olehnya, pemerintah sudah harus segera meresmikan pasar baru agar dapat dimanfaatkan untuk kegiatan para pedagang dalam berjualan,” pintanya lagi.
Dia juga menambahkan, rencana untuk pembangunan pasar tradisional oleh pemerintah, merupakan salah satu upaya untuk dapat menampung para pedagang yang belum diakomodir di Pasar Wamanggo. Juga memberikan kesempatan kepada orang asli Papua agar memasarkan potensi yang dikelolanya selama ini. (Jubi/Ans)
Read Post | comments

Pemda Merauke Masih Mananti Evaluasi APBD 2013

Merauke, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten Merauke masih menanti hasil evaluasi tertulis Pemda Provinsi Papua terhadap APBD Kabupaten Merauke tahun anggaran 2013 yang telah dikonsultasikan.
Ketua DPRD Merauke Leonardus Mahuze, Jumat (1/3),  menjelaskan hasil evaluasi Pemda Provinsi Papua itu merekomendasikan adanya penyempurnaan tentang program kegiatan, nomenklatur pendanaan, serta kinerja pengelolaan keuangan untuk diperbaiki, sehingga potensi penyalagunaan keuangan dapat diminimalisir.
Hanya saja hasil evaluasi itu belum disampaikan secara tertulis kepada Pemda Merauke untuk dilakukan penyempurnaan oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah bersama Badan Anggaran Dewan, sebelum hasil penyempurnaan itu dilaporkan kepada Menteri Dalam Negeri.
Ketua dewan menjelaskan  jika proses penyempurnaan ini diselesaikan dalam waktu dekat  maka akan segera pula ditandatangani persetujuan yang kemudian akan dilaporkan Badan Anggaran Dewan dalam Rapat Paripurna. (05/mcmerauke/toeb)
Read Post | comments

DYAH DAN IKHSAN KEMBALI DENGAN SELAMAT


Merauke (3/3)— Setelah diberitakan hilang di tengah hutan di Kampung Selou, Distrik Muting, Kabupaten Merauke kurang lebih 20 hari, Diah Puspasari dan Ikhsan Naneri akhirnya keduanya pulang dengan selamat melalui Kampung Ihalik.
Berdasarkan siaran pers yang diterima tabloidjubi.com dari Badan Humas SAR Merauke melalui stafnya, Vera, Sabtu (2/3), dijelaskan, keberadaan Dyah diketahui dari seorang sopir hiline atas nama Bambang saat mendatangi Kantor SAR Merauke dan menyampaikan pesan dari Dyah jika mereka dalam keadaan selamat dan tidak perlu dicari lagi.
Pada hari Jumat tanggal 1 Maret, mereka tiba di Kota Merauke.
Sesuai penuturan Dyah kepada petugas SAR, demikian kata Vera, sebenarnya saat itu, mereka tidak jauh dengan rombongan  dan hanya berjarak sekitar 20 meter. Namun tidak bisa melihat dan mendengar suara sesama teman lain. Setelah tidak diketahui, keduanya  berusaha jalan dan sempat kembali ke tempat yang hilang tersebut selama tiga hari untuk menunggu. Tetapi tidak ada tanda-tanda rekan lain akan datang juga.
Akhirnya, lanjut Vera, mereka memutuskan berjalan kearah Selatan dengan membawa telpon satelit. Saat itu, fasilitas itu tak dapat digunakan lantaran sedang droping. “Selama kami  di hutan kurang lebih 20 hari, hanya makan ikan dan kodok,” ungkap Vera menirukan pengakuan Dyah.
Dalam perjalanan, mereka menyusuri sungai-sungai kecil  hingga akhirnya sampai di Kali Eli pada Kamis tanggal 28 Pebruari 2013. Saat itu, ditemukan sebuah perahu kecil dan dapat dimanfaatkan untuk menyeberang ke Kampung Ilhalik dan bertemu dengan kepala kampung. Beberapa saat kemudian,  dihantar dengan loang boat ke Tamuli.
Sementara baik Diah maupun pihak perusahan yang hendak dikonfirmasi, sepertinya bungkam. Mereka berjanji dalam satu atau dua hari ke depan, akan memberikan informasi, lantaran Dyah masih istirahat dan belum dapat diganggu oleh siapapun juga. Untuk diketahui, Ikhsan bukanlah karyawan PT Merauke Rayon Jaya, tetapi yang bersangkutan adalah pensiunan anggota TNI di Merauke dan karena mengetahui wilayah atau daerah tersebut, ia mendapatkan kepercayaan sebagai perantara. (Jubi/Ans)
Read Post | comments

16 PASIEN DEMAM BERDARAH DIRAWAT DI RSUD MERAUKE


Merauke, 1/3 (Jubi)—Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke, Adolf Bolang mengungkapkan, dari laporan yang diterima dari stafnya, terhitung selama Januari, sebanyak enam belas orang  dirawat di rumah sakit setempat, lantaran terserang demam berdarah. Semuanya telah sembuh dan pulang ke rumah masing-masing.
Ini disampaikan Adolf ketika ditemui tabloidjubi.com diruang kerjanya, Jumat (1/3). “Memang data tersebut adalah Bulan Januari. Sedangkan Pebruari, belum saya terima. Sehingga belum diketahui secara pasti dan jelas, berapa orang yang dirawat lagi akibat terserang demam berdarah,” katanya.
Dari jumlah itu, sepuluh orang  berasal dari Asiki, Kabupaten Boven Digoel. Sedangkan sisanya adalah warga Kota Merauke.
“Memang  pasien dari  Asiki sejak bulan Desember 2012 silam, banyak  terserang demam berdarah  dan dilarikan ke Merauke. Mereka tidak ke Tanah Merah, karena kemungkinan keterbatasan fasilitas. Selama di rawat di RSUD Merauke, tenaga medis baik dokter maupun perawat, memberikan pelayanan semaksimal mungkin hingga mereka sembuh,” tandasnya.
Bolang mengakui jika sampai sekarang, belum ada obat untuk menyembuhkan orang yang terserang demam berdarah. Untuk proses penanganan, tergantung respon  pasien bersangkutan. Perawatan yang dilakukan di rumah sakiit, hanya semata-mata untuk keseimbangan cairan serta elektrolik. Penyebabnya adalah virus dari nyamuk.
Jika nyamuk menggigit orang, namun tak ada virus, otomatis tidak terjangkit demam berdarah. Mereka yang dirawat di rumah sakit, tidak hanya anak-anak kecil tetapi juga orang dewasa. Semuanya dapat ditolong dengan baik. Diharapkan jika ada yang mengalami gejalah demam berdarah, agar segera datang ke puskesmas maupun rumah sakit. (Jubi/Ans)
Read Post | comments

WARGA KEBERATAN DIBANGUN PABRIK DI KURIK LIMA


Merauke, 1/3 (Jubi)—Masyarakat Kampung Kaiburse, Distrik Anim Ha, Kabupaten Merauke merasa keberatan untuk dibangunnya sebuah pabrik oleh PT Rajawali Grup di daerah Kurik Lima. Jika sampai pembangunan pabrik tetap dilakukan, maka air di sekitar akan tercemar oleh limbah dan nantinya yang merasakan dampaknya adalah masyarakat Kaiburse.
Hal itu disampaikan Sekretaris Kampung Kaiburse, Yeremias Gebze saat dialog di ruangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Merauke, Kamis (28/2). “Apa yang saya sampaikan ini adalah kekhawatiran dari masyarakat sendiri. Olehnya, dewan yang nota bene adalah perpanjangan tangan rakyat, harus ikut bersuara untuk menolak. Lebih baik pembangunan pabrik dilakukan ditempat lain,” pintanya.
Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Merauke mengungkapkan, dewan sangat meresponi dengan baik apa yang disampaikan masyarakat. “Kami tidak pernah berpikir jika warga akan menyampaikan tentang dampak dari pembangunan pabrik nanti. Sekali lagi terimakasih atas masukan yang sangat bermanfaat ini,” ungkap Domin.
Dia juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat dari Kampung Kaiburse yang sudah datang dan menyampaikan aspirasi secara langsung kepada dewan. “Terus terang, saya sudah mendapatkan laporan secara tertulis dari salah seorang perwakilan warga beberapa waktu lalu. Hanya saja, harus dteruskan kepada pimpinan dewan sekaligus mendapatkan persetujuan,” tandasnya. (Jubi/Ans)
Read Post | comments
 
© Copyright RadarMerauke.com | Portal Berita Merauke @Since 2008 - 2013 - Some rights reserved | Powered by Blogger.com.
Template Design by Owner Template | Published by Owner Template and Owner
WWW.RADARMERAUKE.COM - PORTAL BERITA MERAUKE
( www.radarmerauke.me | www.radarmerauke.asia | Email : radarmerauke@gmail.com | radarmerauke@yahoo.com )

Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya. Copyright berita dalam site ini milik pemilik berita: Kompas, Bintang Papua, Cenderawasihpos, Tabloid Jubi, Jaringan Pasificpost, Infopublik, Jaringan JPNN dll. Radar Merauke adalah web personal yang merangkum berita dari berbagai media.