Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya.
UPDATE!! Berita di Radar Merauke dapat dibaca langsung lewat Smartphone Android! Baca fiturnya DISINI atau Download aplikasinya disini : LINK Download Android RadarMeraukeCom.APK !!! Baca berita Via Opera Mini Atau Browser Handphone (Blackberry/Iphone/Symbian) : http://www.radarmerauke.com/?m=1 .

Tuesday, 24 February 2009

Kepala Kampung Harus Tinggal di Kampung

Bupati Merauke Drs Johanes Gluba Gebze minta agar para kepala kampung mampu menyuarakan apa yang menjadi jeritan atau aspirasi warganya. '' Kepala Kampung harus menjadi saluran suara rakyat dan saluran jeritan rakyat,'' katanya saat melantik 18 kepala kampung di 6 distrik yang ada di Kabupaten Merauke di Gudang Dolog, SP IV Tanah Miring, Senin (23/2).

Cara menyalurkan suara rakyat tersebut yakni kepala kampung tidak boleh tinggalnya di kota, tapi tinggal bersama dengan rakyat yang dipimpinnya agar setiap keluh kesah, saran, pendapat, masukan dan permintaan rakyat dapat ditampung oleh kepala kampung untuk diteruskan ke pemerintah atas. ''Jika sudah jadi kepala kampung ya tinggal di kampunglah. Suka dukanya harus berjuang sama-sama dengan rakyat. Jika ada masalah harus diatasi bersama, jika tidak bisa baru laporkan ke pemerintah tingkat

atas yakni kepala distrik untuk dicarikan solusinya,''terangnya. Ia juga meminta agar para kepala kampung tetap menjaga dan membangun persatuan dan kebersamaan di antara sesama warga yang ada tanpa melihat latar belakang yang ada. Sebab, keanekaragaman atau kebhinekaan yang ada di Merauke termasuk di kampung-kampung harus tetap dijaga sebagai aset bangsa yang tak ternilai harganya.

Bupati juga meminta aparat kepala kampung yang baru dilantik tersebut untuk terus mengajak masyarakat yang ada di kampungnya masing-masing guna mengolah lahan yang ada untuk ditanami berbagai tanaman pangan sebagai sumber makanan. ''Makanan harus cukup. Jangan biarkan sejengkal tanah di tanah ini telantar tanpa tanaman. Tanami supaya kita tidak lapar. Karena kalau makanan kurang, pencuri akan banyak dan kita tidak bisa tidur,"tandas bupati.(ulo)

Sumber : Cenderawasih Pos

Share on :
Silahkan berikan komentar melalui Facebook. Jangan lupa login dulu melalui akun facebook anda. Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan radarmerauke.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Ditulis Oleh : ~ Portal Berita Merauke

Artikel Kepala Kampung Harus Tinggal di Kampung ini diposting oleh Portal Berita Merauke pada hari Tuesday, 24 February 2009. Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar. Copyright berita dalam site ini milik pemilik berita: Kompas, Cenderawasihpos, Tabloid Jubi, Jaringan Pasificpost, Infopublik, Jaringan JPNN dll. Radar Merauke adalah web personal yang merangkum berita dari berbagai media.

0 comments:

Post a Comment

Kirim Komentar Anda
Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan radarmerauke.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

 
© Copyright RadarMerauke.com | Portal Berita Merauke @Since 2008 - 2013 - Some rights reserved | Powered by Blogger.com.
Template Design by Owner Template | Published by Owner Template and Owner
WWW.RADARMERAUKE.COM - PORTAL BERITA MERAUKE
( www.radarmerauke.me | www.radarmerauke.asia | Email : radarmerauke@gmail.com | radarmerauke@yahoo.com )

Radar Merauke menyajikan informasi terkini tentang berbagai peristiwa yang terjadi di kota Merauke dan wilayah Papua Selatan umumnya. Copyright berita dalam site ini milik pemilik berita: Kompas, Bintang Papua, Cenderawasihpos, Tabloid Jubi, Jaringan Pasificpost, Infopublik, suluhpapua, Jaringan JPNN dll. Radar Merauke adalah web personal yang merangkum berita dari berbagai media.